MULYATI'S BLOG

Guru biasa memberitahukan,
Guru baik menjelaskan, Guru ulung memperagakan,
Guru hebat mengilhami.
Pengalaman Pembelajaran Lesson Study KTI/PTKSoal MatInfo

Tampilkan postingan dengan label Refleksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Refleksi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Desember 2010

THE 2nd EAST ASIAN INTERNATIONAL CONFERENCE 
ON TEACHER EDUCATION RESEARCH
Teacher Education for the Future: International Perspectives
at the Hong Kong Institute of Education
Hong Kong, 15 - 17 December 2010

Kamis, 31 Desember 2009

AKU NGEBLOG (lagi) KARENA AKU ADA… (2)

REFLEKSI JEJAK AKHIR TAHUN 2009 (2)

Rehat sejenak untuk kembali mengajar, ternyata dalam waktu bersamaan saya mendapat pemberitahuan untuk mengikuti final Lomba Kreasi dan Inovasi Media di Cipayung (9 – 13 November 2009) dan Lomba Inovasi Pembelajaran di Semarang (10 – 12 November 2009). Karena waktu bersamaaan akhirnya saya memilih berangkat ke Cipayung dan meninggalkan even lomba yang tingkat provinsi.
Meski dengan kondisi yang tidak fit saya bisa mengikuti kegiatan final dengan baik. Alhamdulillah meski sempat kecewa dengan kriteria penilaian media yang tidak begitu jelas saya bersyukur mendapat kesempatan di antara 30 orang pemenang (dari 6 mata pelajaran) diundang Mendiknas (Bp. Muh Nuh) dan Dirjen Pembinaan SMP (Prof Suyanto) untuk dialog di gedung Depdiknas di Senayan sehingga saya harus menginap lagi semalam di Jakarta sementara peserta lain bisa pulang. Di sela-sela dialog dengan Pak Dirjen ini pula saya kembali bersemangat karena dihubungi panitia bahwa naskah saya masuk final LKG 2009.
Pagi harinya saat mau pulang meninggalkan hotel Melawai Blok M saya sudah dihubungi suami bahwa ada surat tugas lagi dari Dinas DIKPORA Solo untuk mengikuti Diseminasi Hasil Lomba Provinsi (23 November 2009) yang kegiatan lombanya sendiri tidak sempat saya ikuti. Kegiatan ini ternyata berbuntut juga dengan undangan Seminar Nasional dalam rangka Hari Guru (26 Desember 2009), hingga baru 2 hari masuk sekolah saya harus meninggalkan anak didik saya lagi.
Perjalanan "dinas" saya di tahun 2009 berakhir ketika tanggal (28 Nov – 2 Des 2009) kemarin saya mengikuti Final LKG Tk Nasional 2009 yang diselingi dengan Puncak Peringatan Hari Guru tanggal 1 Desember 2009 bersama Presiden SBY di lapangan Tenis Indoor Senayan. Alhamdulillah meski pemenangnya tidak dikategori per mata pelajaran (seperti tahun 2008) saya sangat bersyukur mendapat kesempatan di urutan ke-2 untuk kelompok SMP Sains (Matematika, Fisika dan Biologi).
Barangkali akhir tahun 2009 kemarin benar-benar saya syukuri sebagai “Hari Guru” untuk saya karena kesempatan yang diberikan Allah SWT yang begitu luar biasa untuk saya. Meski di hati saya timbul rasa bersalah harus meninggalkan anak didik, namun saya berpikir kesempatan tidak akan datang dua kali. Saya rasa ini juga proses belajar saya yang pada akhirnya untuk meningkatkan kualitas pelayanan untuk anak didik saya. Berulangkali saya bersyukur dengan materi yang saya desain sedemikian rupa mereka bisa belajar meski tanpa saya hadir di hadapan mereka.
Mungkin itulah jejak-jejak “pembenaran” yang bisa saya gunakan untuk menyapa para sahabat blogger yang barangkali sudah hampir melupakan saya. Oleh-oleh dari masing-masing perjalanan saya insyallah akan meramaikan blog ini berikutnya dan mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi pembaca yang membutuhkan.

AKU NGEBLOG (lagi) KARENA AKU ADA… (1)

REFLEKSI JEJAK AKHIR TAHUN 2009 (1)





Akhirnya di awal tahun 2010 ini saya bisa menyapa para sahabat blogger dan menengok blog saya lagi setelah berbulan-bulan lamanya saya biarkan terbengkalai. Barangkali seperti halnya kebiasaan orang-orang yang tidak pandai memenej waktu seperti saya, sayapun berusaha mencari “pembenaran” dari aktifitas “safari keliling” (sindiran sahabat saya di Facebook) yang telah saya jalani.



Semester 1 tahun pelajaran 2009/2010 merupakan bulan-bulan yang sangat membuat saya (sok) sibuk luar biasa. Belum selesai “kontrak” saya di Program Sertifikasi Jalur Pendidikan UNY saya sudah harus memegang amanah untuk mengajar 24 jam di sekolah sementara ujian akhir sertifikasi juga memerlukan persiapan yang tidak kalah penting. Sejak saat itu saya sulit membagi waktu sehingga tidak bias menuliskan jejak-jejak aktifitas saya di blog.



Maklum sambil mempersiapkan ujian di UNY saya juga menyempat-nyempatkan diri untuk melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan menyiapkan laporannya untuk mengadu nasib di LKG 2009 yang ternyata deadline 30 Agustus (dimajukan 1 bulan disbanding tahun 2008). Meski merepotkan ternyata even-even semacam LKG kok sayang untuk ditinggalkan. Belum lagi dapat info baru lomba yang lain lagi yaitu Lomba Kreasi dan Inovasi Media Pembelajaran SMP TK Nasional dan Lomba Karya Ilmiah Inovasi Pembelajaran tingkat Propinsi yang deadlinenya bareng tanggal 30 September 2009. Namanya trial error saya mengirimkan naskah untuk ketiga evn sekaligus. Alhamdulillah meski dengan susah payah dan harus begadang di bulan puasa, dengan hasil karya yang tidak saya bisa mengirimkan naskah “tepat waktu” (pas batas akhir pengirman).



Sedikit lega bisa istirahat beberapa hari, disusul kegiatan pemberdayaan MGMP Matematika di mana saya kejatah untuk mengisi materi TIK termasuk mengajak guru GO BLOG. Meski modal pengetahuan pas-pas-an alhamdulilah para peserta juga merasa puas dan saya berhasil memprovokatori rekan-rekan saya di Solo agar tidak gaptek. Alhamdulillah di antara mereka banyak yang berlanjut sharing di email dan facebook, dan berdiskusi masalah pembelajaran matematika.



Di sela-sela itu ternyata dapat mandat untuk mewakili koperasi sekolah mengikuti Bimbingan Teknis Pengurus Koperasi di Semarang dilanjutkan kunjungan lapangan ke Kab. Pati Rembang dan Kudus (19 – 24 Oktober 2009). Belum sempat pulang ke rumah dah nyusul pemberitahuan lagi untuk “Pengukuhan sebagai Guru (Insyaallah) Profesional” di UNY tanggal 26 Oktober 2009.



BERSAMBUNG...

Kamis, 02 Juli 2009

DENGARKAN CURHATKU

AKU INGIN KEMBALI...!



Hampir dua bulan lamanya saya meninggalkan aktifitas ngeblog karena berbagai kesibukan yang menyita waktu saya (lebih tepatnya tidak bisa membagi waktu …). Setelah sekian lama meninggalkan aktivitas ngeblog ternyata ada rasa kehilangan yang mendalam. Meski di antara beberapa kegiatan ternyata magnet Facebook (FB) sulit saya lepaskan tarikannya, dan saya sebenarnya masih sering berjumpa dengan para sobat blogger di dunia lain itu. Jujur setelah sekian waktu mengenal dua dunia itu (blog dan FB), namun sungguh berbeda rasanya menjadi facebooker dan menjadi blogger. Ada perbedaan mendasar di sana yang saya rasakan.



Secara pribadi saya mendapat banyak manfaat dari FB, karena dari situlah saya bisa membolak-balik lembaran memori saya sekian tahun silam. Tidak sengaja melalui FB saya menemukan banyak teman-teman saya sewaktu SMA dan beberapa teman kuliah yang saat ini telah menjadi “orang” (emang dulu apaan ya, kalau bukan orang…).



Di antara teman-teman saya (yang tidak berkecimpung di dunia pendidikan) juga banyak yang memberi apresiasi tentang kegiatan saya ini (ngeblog dan nge-FB). Ada yang menganggap saya “guru sukses” hanya karena saya aktif melototin komputer dan ngenet (emang apa ya ukuran sukses itu …). Barangkali dalam pikiran teman-teman saya ini sosok guru adalah masih sama dengan memori ketika saya dan teman-teman di sekolah dulu… pakai PSH abu-abu (kucel pula) plus gaptek. Atau entah apa lagi…



Saya katakan bahwa sebenarnya banyak guru saat ini punya kesempatan dar segi waktu dan biaya untuk mengenal teknologi (ngenet). Buktinya banyak rekan-rekan saya yang sudah jadi blogger ternama, bukan blogger-bloggeran seerti saya. Contohnya Pak Sawali. Siapa yang tidak kenal beliau sebagai blogger ternama, pasti kurang gaul (di blog). Hanya masalahnya, banyak guru-guru lain yang sebenarnya punya kesempatan dan dana lebih belum punya komitmen kuat untuk belajar dunia di luar tupoksi (tugas pokok dan fungsi) masing-masing meskipun sangat menunjang tupoksinya sehari-hari yaitu Teknologi Informasi (TI).



Dengan FB juga saya bisa merayu teman-teman (guru atau bukan) untuk bergabung dan tidak “alergi” terhadap TI. Ternyata memang banyak yang terpengaruh rayuan saya ini… Artinya sebenarnya banyak manfaat yang kita peroleh dari komunitas jejaring sosial ini asal kita bisa menggunakannya dengan baik.Tetapi setelah sekian waktu mengenal FB saya merasakan ada yang berbeda dan membuat saya rindu akan aktivitas ngeblog.



Saya semakin tersadar ketika join di Sekolah Menulis Online asuhan bang Jonru Ginting, saya tidak sengaja masuk web beliau dan menemukan sebuah artikel “Bahaya Facebook bagi Penulis dan Blogger”. Dalam tulisan itu beliau memaparkan pengalamannya bahwa magnet dalam status message bisa “berbahaya” karena sebenarnya satu kalimat dalam Wall tersebut bisa dikembangkan menjadi sebuah tulisan yang utuh. Saya pasti mengiyakan 100 % akan pernyataan beliau ini.



Absen saya dari aktivitas ngeblog memang awalnya karena benar-2 tidak bisa membagi waktu. Namun ketika tugas agak berkurang saya juga belum “ngeh” menengok blog saya. Saya justru asyik menulis apa yang saya pikir dan rasakan di status Wall FB yang hanya satu atau dua kalimat.



Sebenarnya FB memang bukan suatu alasan kita meninggalkan aktivitas ngeblog karena ada note untuk menshare tulisan kita dari blog. Tetapi meski saya pernah belajar manajemen ternyata saya belum mampu memadukan keduanya dengan baik. Berbeda dengan blogger-2 senior yang sudah sangat pandai mensinergikan keduanya dengan baik yang membuat saya “iri” karena sangat produktif menulis dan menshare tulisannya di FB.



Meskipun dalam waktu dekat ini saya juga masih harus menyiapkan dua ujian (peer teaching dan uji kompetensi) yang harus saya tempuh, ditambah persiapan mengajar tahun ajaran baru, melalui posting perdana saya di bulan Juli ini saya rasanya tidak sabar untuk kembali ke “jalan yang benar” tanpa meninggalkan teman-teman saya di FB. Semoga pertemuan saya dengan pak Ahmad Tohari dan Pak Sawali dalam seminar Nasional AGUPENA kemarin dapat menularkan “virus” semangat yang menjadikan saya tidak hanya menjadi pembaca yang baik tetapi menjadi PEMBACA YANG BERPROSES dengan menulis. Saya mohon doa dan dukungan dari para sahabat. Amiin.